Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan: Sinergi Ilmu Ekonomi, Lingkungan, dan Kebijakan Publik

Penulis

  • Oming Ratna Wijaya University Author

Kata Kunci:

green economy, kebijakan publik, investasi hijau, energi terbarukan, pembangunan berkelanjutan

Abstrak

Perubahan iklim global dan eksploitasi sumber daya yang tidak berkelanjutan menuntut model pembangunan baru. Penelitian ini mengkaji ekonomi hijau sebagai pendekatan integratif yang menghubungkan pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kebijakan publik. Dengan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui tinjauan literatur dan analisis dokumen dari jurnal internasional, laporan lembaga, dan regulasi nasional, penelitian ini mengidentifikasi faktor utama percepatan transisi berkelanjutan, seperti investasi hijau, energi terbarukan, dan kebijakan pemerintah yang konsisten. Sinergi antara dimensi ekonomi, lingkungan, dan kebijakan meningkatkan efektivitas implementasi ekonomi hijau serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Namun, tantangan seperti koordinasi lintas sektor, kesiapan infrastruktur, dan konsistensi regulasi masih ada di negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini menekankan pendekatan multidisipliner, kolaborasi pemangku kepentingan, serta integrasi kebijakan dan investasi untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Kontribusi akademis berupa kerangka konseptual dan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi pembangunan.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Al., Van Paddenburg et. “Using Models for Green Economy Policymaking.” United Nations Environment Programme, 2014.

Barbier, Edward B. Capitalizing on nature: ecosystems as natural assets. Cambridge University Press, 2011.

———. “Greening the post-pandemic recovery in the G20.” Environmental and Resource Economics 76, no. 4 (2020): 685–703.

Borel‐Saladin, Jacqueline Madeleine, dan Ivan Nicholas Turok. “The green economy: incremental change or transformation?” Environmental Policy and Governance 23, no. 4 (2013): 209–20.

Bowen, Phillip W, Richard Rose, dan Andrew Pilkington. “Mixed methods-theory and practice. Sequential, explanatory approach.” International Journal of Quantitative and Qualitative Research Methods 5, no. 2 (2017): 10.

Creswell, John W, dan Cheryl N Poth. Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications, 2016.

D’Amato, D, dan J Korhonen. “Integrating the green economy, circular economy and bioeconomy in a strategic sustainability framework.” Ecological Economics 188 (2021): 107143. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2021.107143.

D’Amato, Dalia, Nils Droste, Ben Allen, Marianne Kettunen, Katja Lähtinen, Jaana Korhonen, Pekka Leskinen, Brent D Matthies, dan Anne Toppinen. “Green, circular, bio economy: A comparative analysis of sustainability avenues.” Journal of cleaner production 168 (2017): 716–34.

Ge, Mengpin, dan Johannes Friedrich. “Climate Watch country greenhouse gas emissions data and methodology,” 2024.

Herindrasti, Sinta, Bonita Angelina, dan Priscillia Putriwinata. “Pengembangan Kebijakan Energi Terbarukan Di Indonesia, Vietnam, Dan Laos.” Sospol 10, no. 2 (2024): 154–72.

Jenkins, Kirsten E H, Benjamin K Sovacool, Niek Mouter, Nick Hacking, Mary-Kate Burns, dan Darren McCauley. “The methodologies, geographies, and technologies of energy justice: a systematic and comprehensive review.” Environmental Research Letters 16, no. 4 (2021): 43009.

Judijanto, Loso, Marius Masri, Fifian Permata Sari, Niken Lestari, Vina Islami, Eka Siskawati, dan Andi Primafira B Eka. Green Economy. PT. Green Pustaka Indonesia, 2025.

Krippendorff, Klaus. Content analysis: An introduction to its methodology. Sage publications, 2018.

Mercure, Jean Francois, Hector Pollitt, Andrea M. Bassi, Jorge E. Viñuales, dan Neil R. Edwards. “Modelling complex systems of heterogeneous agents to better design sustainability transitions policy.” Global Environmental Change 37, no. 0 (2016): 102–15. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2016.02.003.

Parmawati, Rita. Ecology, Economy, Equity: sebuah upaya penyeimbangan ekologi dan ekonomi. Universitas Brawijaya Press, 2018.

Ross, G Webster. “Injustice Within Renewable Energy Life Cycles: Can IRENA Offer a Solution?” IdeaFest: Interdisciplinary Journal of Creative Works and Research from Cal Poly Humboldt 6, no. 1 (2022): 8.

Sachs, Jeffrey D, Guido Schmidt-Traub, Mariana Mazzucato, Dirk Messner, Nebojsa Nakicenovic, dan Johan Rockström. “Six transformations to achieve the sustainable development goals.” Nature sustainability 2, no. 9 (2019): 805–14.

UNEP. “Emissions gap report 2022,” n.d.

Wang, Xinxin, Muhammad Umair Javaid, Sobia Bano, Hamna Younas, Amin Jan, dan Anas A. Salameh. “Interplay among institutional actors for sustainable economic development—Role of green policies, ecoprenuership, and green technological innovation.” Frontiers in Environmental Science 10, no. September (2022): 1–8. https://doi.org/10.3389/fenvs.2022.956824.

Diterbitkan

2025-09-01

Cara Mengutip

Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan: Sinergi Ilmu Ekonomi, Lingkungan, dan Kebijakan Publik. (2025). Syamil: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 1(01), 35-46. https://jurnal.yayasanaziziyah.com/index.php/syamil/article/view/7

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.