Kearifan Lokal sebagai Basis Inovasi Sosial: Studi Multidisipliner pada Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Jagang Blambangan Pagar Lampung Utara
Kata Kunci:
Inovasi Sosial, Pemberdayaan Ekonomi, Masyarakat Desa, Lampung Utara, Kearifan LokalAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran kearifan lokal sebagai basis inovasi sosial dalam memperkuat ekonomi masyarakat Desa Jagang, Lampung Utara. Metode kualitatif dengan pendekatan multidisipliner digunakan untuk menganalisis praktik tradisional seperti gotong royong, arisan komunitas, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal tidak hanya mempertahankan nilai budaya, tetapi juga bertransformasi menjadi strategi ekonomi adaptif yang meningkatkan kemandirian dan resiliensi masyarakat. Inovasi sosial berbasis lokal ini terbukti efektif dalam mengurangi ketergantungan pada sektor formal dan menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini merekomendasikan integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan pembangunan desa untuk memperkuat ketahanan ekonomi serta menjaga keberlanjutan sosial-ekologis. Penelitian ini berkontribusi pada literatur multidisipliner yang menghubungkan budaya, inovasi sosial, dan pemberdayaan ekonomi desa.
Unduhan
Referensi
Journal of Sociology Research and Education 10, no. 1 (2023): 41–51.
Andini, Melly. “Analisis Potensi Dan Daya Tarik Wisata Taman Way Tebabeng di Desa Jagang.” Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia 1, no. 2 (2022): 54–63.
Benita, Vanya, Nisa Anggilia, Qonitah Berliana, dan Regyna Renata. “Strategi Pengembangan Ekonomi Pedesaan Melalui Penguatan Potensi Sumberdaya.” Manivest: Jurnal Manajemen, Ekonomi, Kewirausahaan, Dan Investasi 1, no. 2 (2023): 32–43.
Cresswell, John. “Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches.,” 2013.
Denzin, Norman K, dan Yvonna S Lincoln. The Sage handbook of qualitative research. sage, 2011.
Fatonah, Nurul. “Kearifan Lokal sebagai Modal Sosial dalam Pembangunan Ekonomi Desa: Studi Etnografi di Kabupaten Garut.” Jurnal Sosial Nusantara 1, no. 1 (2025): 9–13.
Habibi, Burhan Yusuf. “INTEGRASI KURIKULUM BAHASA ARAB PESANTREN TRADISIONAL DAN MODERN DI MADRASAH ALIYAH PROGRAM KEAGAMAAN.” Journal of Arabic Studies 4, no. 2 (2019): 151–67. https://doi.org/10.24865/ajas.v4i2.178.
Kaseng, Ernawati S Kaseng. “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dalam Pengembangan UMKM: Community Empowerment Based on Local Potential in UMKM Development.” Journal of Marginal Social Research 2, no. 1 (2025): 1–8.
Kasman, Kasman. “Membangkitkan Kearifan Lokal: Peran Komunitas Dalam Pengembangan Daerah (Studi di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat).” Innovative: Journal Of Social Science Research 4, no. 1 (2024): 7296–7306.
Miles, Matthew B, dan A Michael Huberman. Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage, 1994.
Muhaemin, Muhaemin, dan Yunus Yunus. “Pengamalan Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Lingkungan Pesantren.” Jurnal Konsepsi 12, no. 2 (2023): 13–27.
Penulis. “Wawancara dengan warga Desa Jagang,” n.d.
Sidiq, Ade Jafar, dan Risna Resnawaty. “Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di desa wisata Linggarjati Kuningan, Jawa Barat.” Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. 1 (2017): 38.
Sokoy, Fredrik, S Sos, M Sos, Rif’iy Qomarrullah, M Or, dan Siane Maria Tampi. Antropologi Ekonomi dan Pembangunan Papua dalam Bayang-Bayang Provinsi Olahraga. Penerbit: Kramantara JS, 2025.
Sumawinata, Sarbini. Politik ekonomi kerakyatan. Gramedia Pustaka Utama, 2004.
Wahyudi, Septian. “Teori inovasi: Sebuah tinjauan pustaka.” Valuta 5, no. 2 (2019): 93–101.
Wulandari, Wulan, dan Asyari Hasan. “Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Muhammad Hatta dalam Prespektif Ekonomi Islam.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 9, no. 3 (2023): 3586–92.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Syamil: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.