Focus and Scope
Syamil: Jurnal Studi Islam Interdisipliner berfungsi sebagai platform ilmiah yang dinamis untuk menyebarluaskan hasil penelitian orisinal, kritis, dan inovatif dalam bidang studi Islam dengan pendekatan interdisipliner. Sejalan dengan makna “Syamil” (komprehensif), jurnal ini mendorong kajian yang tidak hanya berpusat pada tradisi keilmuan Islam, tetapi juga mempertemukan perspektif keislaman dengan ilmu sosial-humaniora dan sains-teknologi dalam rangka menjawab problem-problem masyarakat kontemporer yang kompleks dan saling terhubung. Dengan demikian, Syamil menjadi rujukan penting bagi akademisi dan peneliti yang membutuhkan pandangan Islam yang luas, relevan, dan kontekstual.
Cakupan Syamil dirancang inklusif dengan menempatkan studi Islam sebagai poros utama, yang meliputi antara lain ushuluddin, syariah, dakwah, pendidikan Islam, pemikiran Islam, serta kajian Al-Qur’an dan Hadis. Di saat yang sama, jurnal ini membuka ruang kolaborasi dengan ilmu sosial dan humaniora (seperti sosiologi, hukum, ekonomi, psikologi, sejarah, dan linguistik) serta ilmu pengetahuan dan teknologi (misalnya ilmu komputer, biologi, kesehatan, dan teknik) sepanjang memiliki relevansi terhadap isu-isu keislaman. Kerangka ini dimaksudkan untuk menjembatani dialog antara norma-teks, realitas sosial, dan perkembangan sains, sehingga menghasilkan kontribusi ilmiah yang integratif dan bernilai guna.
Syamil menerima naskah dengan metodologi yang ketat dan dapat dipertanggungjawabkan, termasuk penelitian kualitatif, kuantitatif, metode campuran, studi kepustakaan, serta penelitian dan pengembangan (R&D). Jurnal ini ditujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pembuat kebijakan yang berkepentingan pada penguatan kajian Islam berbasis bukti. Tujuan akhirnya adalah memajukan khazanah keilmuan Islam melalui pertukaran gagasan yang kuat, sekaligus menjembatani teori dan praktik untuk menghasilkan solusi yang kontekstual, berdaya saing, dan berdampak.